FEBRUARI DAN PATAHNYA
Ternyata memang baik ya menertawakan luka, membuatnya menjadi riang ditengah keramaian. Walau setelah itu merenunginya Kembali di dalam keheningan dan sunyinya malam.
Tidak Ada Yang Berubah Untuk Februari Kali Ini…
Hanya saja mungkin diri ini menjadi lebih kuat karena sebelumnya sudah usai ditampar oleh kenyataan. Bahwa memang benar tidak semua orang kuat, tidak semua orang mampu berthan. Tapi lagi-lagi, diri ini justru bisa terus melangkah bahkan lebih dari sekedar bertahan. Peluk erat untuk diri yang lelah, kamu luar biasa sudah berani hidup sampai saat ini, meskipun kenyataan tidak berjalan dengan menyenangkan namun masih ada nafas yang harus di jalankan. Setidaknya untuk bisa menghirup udara segar di esok pagi atau mungkin untuk lelah yang setiap malam menjadi teman tidur yang paling hangat, karena itu ia bisa lelap tanpa bertemu dengan dirinya.
Salam Hangat Untuk Diri yang Pandai Berpura-Pura
Teriaklah sekeras-kerasnya, selamat merayakan kegagalan. Dari kamar hening yang dingin itu teriaklah teriaklah dibalik bantal agar tidak ada yang merasa terganggu, agar tidak ada orang yang tahu bahwa kamu sedang banyak lukanya. Dan biar tidak merepotkan banyak orang.
Untuk Masalah Yang Datangnya Bertubi-tubi
Karna pada dasarnya tidak semua orang perduli. Bahkan ketika kamu matipun mungkin tidak aka nada yang menangisimu, maka menangislah untuk diri sendiri agar esok kamu bisa tertawa lagi didepan orang-orang.
Selamat melanjutkan tipuanmu itu ya…
Selamat berpura-pura Kembali esok pagi….
~ see you
Yogyakarta, 1 Maret 2023
Komentar
Posting Komentar